Kenali Istilah dalam Dunia Kredit Mobil
Mau ajukan kredit mobil tapi bingung dengan istilahnya?
Tenang, Anda tidak sendiri. Banyak calon pembeli yang merasa ragu saat mendengar kata-kata seperti DP, tenor, atau bunga kredit. Padahal, memahami istilah-istilah dasar ini sangat penting agar Anda lebih siap sebelum mengajukan kredit dan tidak salah langkah dalam perhitungan keuangan.
Dalam proses kredit mobil, Anda juga akan menemukan istilah lain yang berkaitan dengan harga kendaraan, pembayaran awal, angsuran, jangka waktu kredit, hingga perlindungan asuransi. Setiap istilah memiliki fungsi yang berbeda dan dapat memengaruhi biaya yang perlu Anda siapkan.
Membeli mobil secara kredit bukanlah hal yang asing di Indonesia, dan sering menjadi opsi bagi pelanggan. Banyak manfaat yang bisa Anda nikmati dengan mencicil mobil, misalnya Anda lebih bisa mengatur keuangan dan bisa mendapatkan promo menarik dari Lembaga leasing atau bank yang memberikan Anda pinjaman kredit.
Nah, sebelum Anda melakukan kredit mobil, yuk pelajari dahulu istilahnya agar tidak bingung saat melakukan transaksi.
Istilah yang Perlu Dipahami dalam Kredit Mobil
1. Simulasi Kredit
Simulasi kredit adalah salah satu cara bagi Anda untuk mengetahui perkiraan biaya yang harus Anda bayarkan kepada pihak pemberi pinjaman. Caranya mudah, Anda tinggal masuk ke dalam simulasi kredit kendaraan, pilih mobil yang Anda inginkan masukkan Lokasi Anda, serta DP (atau TDP) dan tenor. Sistem akan bekerja dan akan mengeluarkan perkiraan harga yang harus Anda bayarkan.
Dalam simulasi kredit, beberapa komponen yang biasanya perlu diperhatikan adalah harga kendaraan, DP atau TDP, tenor, bunga, angsuran pertama, biaya administrasi, dan asuransi. Dengan melihat komponen tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran mengenai dana yang perlu disiapkan di awal maupun perkiraan cicilan setiap bulan.
Namun perlu diingat, hasil dari simulasi kredit bukanlah hasil yang pasti, namun tetap bisa menjadi patokan untuk Anda kedepannya.
Hasil simulasi merupakan estimasi berdasarkan data dan skema yang dipilih. Angka final dapat mengikuti hasil pengajuan serta ketentuan pembiayaan yang berlaku.
2. Harga OTR (On the Road)
Harga OTR adalah harga dasar mobil ditambah dengan biaya pajak dan dokumen lainnya (BPKB, STNK, administrasi, dan lainnya). Harga OTR bisa dikatakan sebagia harga keseluruhan sampai mobil siap dipakai di jalan.
Istilah OTR juga penting diperhatikan ketika membandingkan harga mobil karena harga kendaraan dapat berbeda berdasarkan wilayah administrasi. Karena itu, pastikan Anda melihat keterangan lokasi pada harga kendaraan, misalnya OTR Jakarta atau OTR Jabodetabek.
3. Harga Off the Road
Harga Off the Road merupakan harga mobil tanpa dokumen dan pajak. (harga dasar mobil saja).
Sederhananya, harga off the road belum memperhitungkan komponen yang diperlukan agar kendaraan dapat digunakan secara legal di jalan. Karena itu, harga off the road tidak dapat langsung disamakan dengan harga OTR.
4. Booking Fee
Jika mobil yang Anda incar belum tersedia, dealer biasanya akan meminta booking fee sebagai ‘tanda jadi’ pembelian. Booking fee yang diminta biasanya berkisar antara Rp 5 juta – Rp 10 juta rupiah.
Booking fee juga perlu dibedakan dengan DP. Booking fee merupakan pembayaran untuk pemesanan kendaraan, sedangkan DP merupakan uang muka dalam struktur pembiayaan kendaraan. Dalam transaksi tertentu, booking fee dapat diperhitungkan sebagai bagian dari pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Besaran booking fee dan ketentuan pengembaliannya dapat berbeda antara dealer dan program penjualan. Sebaiknya tanyakan ketentuannya sebelum melakukan pembayaran.
5. SPK (Surat Pemesanan Kendaraan)
SPK adalah surat yang berisi beberapa informasi mengenai kendaraan Anda. SPK juga digunakan sebagai tanda dimulainya pembayaran Anda untuk mobil yang sudah Anda pilih.
Informasi dalam SPK dapat mencakup merek dan tipe kendaraan, varian, warna, harga kendaraan, serta detail pemesanan lainnya. SPK menjadi dokumen penting dalam proses pemesanan kendaraan.
Sebelum menandatangani SPK, pastikan seluruh informasi mengenai kendaraan dan kesepakatan transaksi sudah sesuai dengan pilihan Anda.
6. Down Payment (DP)
Down Payment dikenal juga dengan uang muka. DP adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan sebelum mengambil kendaraan secara kredit. Besaran DP biasanya disepakati antara Anda dan pihak pemberi pinjaman. Biasanya, DP berkisar dari 10% hingga 55%.
Besaran DP dapat berbeda tergantung kendaraan, program pembiayaan, dan ketentuan perusahaan pembiayaan yang berlaku.
DP juga berperan penting dengan biaya yang harus Anda bayarkan per bulan. DP besar akan menghasilkan pinjaman yang lebih kecil sedangkan DP yang kecil akan membuat cicilan bulanan menjadi lebih besar.
Secara umum, semakin besar DP, semakin kecil nilai pokok pembiayaan yang perlu dibayarkan melalui angsuran. Namun, besarnya DP bukan satu-satunya faktor yang menentukan cicilan karena tenor, bunga, dan komponen biaya lainnya juga dapat memengaruhi angsuran.
7. Total Down Payment (TDP)
Selain DP (uang muka), Anda juga harus membayar biaya lainnya, seperti uang administrasi, asuransi, dan angsuran kredit pertama.
TDP = uang muka + biaya lainnya.
Karena itu, DP dan TDP tidak selalu memiliki nominal yang sama. DP mengacu pada uang muka kendaraan, sedangkan TDP menunjukkan total dana awal yang perlu dipersiapkan sesuai struktur pembiayaan.
Contohnya, apabila suatu simulasi mencantumkan DP tertentu tetapi terdapat biaya lain yang harus dibayarkan di awal, jumlah dana yang perlu disiapkan dapat lebih besar dari nominal DP tersebut.
8. Tenor
Tenor adalah jangka waktu pembayaran angsuran mobil Anda. Tenor biasanya disepakati sejak awal. Misalnya, Anda ingin mencicil mobil dengan tenor 6 tahun. Berarti mobil Anda akan lunas dalam 6 tahun jika Anda tidak melakukan percepatan pelunasan angsuran.
Tenor akan mempengaruhi berapa jumlah cicilan yang akan Anda bayarkan tiap bulannya. Biasanya, jika tenor Panjang, maka biaya cicilan yang dibayarkan per bulan akan semakin rendah. Sebaliknya, jika Anda mengambil tenor pendek, biaya yang harus Anda bayarkan akan semakin tinggi.
Dalam memilih tenor, jangan hanya mempertimbangkan nominal cicilan per bulan. Perhatikan juga total pembayaran selama masa kredit. Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan bulanan lebih rendah karena pembayaran dilakukan dalam periode yang lebih lama, tetapi periode pembayaran juga menjadi lebih panjang.
Sebaliknya, tenor yang lebih pendek dapat membuat cicilan bulanan lebih besar, tetapi periode pembayaran menjadi lebih singkat. Pilihan tenor sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan pembayaran dan perencanaan keuangan Anda.
9. Asuransi All Risk atau Comprehensive
Asuransi merupakan salah satu biaya tambahan yang wajib dikenakan tiap pembelian mobil secara kredit untuk mengurangi resiko kerugian. Ada dua jenis asuransi yang popular, yaitu asuransi All Risk dan asuransi TLO (Total Lost Only).
Asuransi All Risk atau Comprehensive memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko kerusakan kendaraan sesuai dengan polis dan ketentuan yang berlaku.
Asuransi All Risk melindungi Anda dari resiko kerusakan mobil. Asuransi akan memberikan ganti rugi pada kerusakan kendaraan Anda akibat ketidaksengajaan atau kecelakaan. Biaya premi dari asuransi jenis ini berkisar antara 1,05% hingga 4,20% dari harga kendaraan.
Besaran premi dapat berbeda berdasarkan kendaraan, wilayah, jenis perlindungan, perusahaan asuransi, dan ketentuan polis yang berlaku. Istilah “All Risk” juga bukan berarti seluruh risiko otomatis ditanggung. Perlindungan tetap mengikuti cakupan polis, pengecualian, deductible, dan ketentuan perusahaan asuransi.
10. Asuransi Total Lost Only (TLO)
Asuransi TLO baru bisa diklaim apabila kendaraan Anda mengalami kerusakan hingga 75% atau lebih. Biaya premi yang Anda bayarkan untuk asuransi ini berkisar antara 0,20% - 0,56%.
Biaya asuransi TLO cenderung lebih rendah karena hanya memberikan perlindungan jika kendaraan Anda rusak parah (nilainya lebih dari 75%) atau mengalami total loss.
Selain kerusakan yang memenuhi ketentuan total loss, perlindungan TLO juga umumnya berkaitan dengan risiko kehilangan kendaraan akibat pencurian, sesuai dengan ketentuan polis. Detail batas kerusakan, risiko yang ditanggung, pengecualian, dan mekanisme klaim dapat berbeda berdasarkan polis masing-masing.
Besaran premi TLO juga dapat berbeda berdasarkan kendaraan, wilayah, perusahaan asuransi, serta ketentuan polis.
11. ADDM (Angsuran dibayar di Muka) dan ADDB (Angsuran dibayar di Belakang)
AADM menggabungkan biaya DP dengan angsuran pertama.
ADDB memisahkan antara DP dengan angsuran pertama.
Perbedaan ADDM dan ADDB terutama terletak pada waktu pembayaran angsuran pertama. Pada skema ADDM, angsuran pertama dibayarkan di muka sehingga masuk dalam komponen dana yang perlu disiapkan pada awal pembiayaan. Sementara pada ADDB, angsuran pertama dibayarkan sesuai jadwal setelah pembiayaan berjalan.
Karena itu, ketika melihat simulasi kredit, pastikan Anda mengetahui apakah skema yang digunakan adalah ADDM atau ADDB, terutama saat menghitung total dana yang harus disiapkan di awal.
12. Leasing
Leasing merupakan lembaga pembiayaan yang dapat membantu Anda memiliki kendaraan impian Anda. Leasing akan menilai kelayakan kredit berdasarkan skor pada SLIK, penghasilan, dan rasio utang. Jika sudah lolos pengecekan, maka pengajuan kredit Anda bisa diterima.
Dalam konteks kredit kendaraan, perusahaan pembiayaan menyediakan fasilitas pembiayaan sehingga konsumen dapat membayar kendaraan melalui angsuran sesuai perjanjian. Proses pengajuan umumnya melibatkan verifikasi dokumen dan analisis kelayakan kredit.
Pihak leasing tidak hanya membantu konsumen untuk mendaptkan mobil Impian, tetapi juga menawarkan sederet promo menarik, seperti cashback, bonus asuransi, dan lainnya. Karena itu, Anda bisa manfaatkan leasing sebagai partner Anda.
Dalam proses pengajuan, Anda juga dapat menemukan beberapa istilah seperti debitur, kreditur, approval, dan kontrak pembiayaan. Debitur adalah pihak yang menerima fasilitas pembiayaan dan memiliki kewajiban membayar angsuran, sedangkan kreditur atau perusahaan pembiayaan merupakan pihak yang menyediakan fasilitas pembiayaan.
Approval berarti pengajuan pembiayaan telah mendapatkan persetujuan sesuai ketentuan. Sementara itu, kontrak pembiayaan merupakan perjanjian yang mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak yang terlibat dalam pembiayaan.
Salah satu leasing yang dapat membantu Anda mewujudkan mobil Impian adalah DSF. DSF adalah captive leasing resmi dari Mitsubishi yang menawarkan berbagai paket kredit mobil baru dari Mitsubishi untuk berbagai tipe kendaraan: Mitsubishi Xpander, Destinator, Xforce, Pajero Sport, dan lainnya.
13. Angsuran
Angsuran adalah pembayaran berkala yang dilakukan konsumen kepada perusahaan pembiayaan selama masa kredit sesuai jadwal yang telah disepakati.
Dalam kredit mobil, besaran angsuran dapat dipengaruhi oleh beberapa komponen, seperti harga kendaraan, DP, tenor, bunga, dan biaya pembiayaan lainnya. Angsuran biasanya dibayarkan secara berkala hingga seluruh kewajiban dalam kontrak pembiayaan selesai.
14. SLIK
SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan adalah sistem informasi yang dikelola OJK dan menyediakan informasi mengenai debitur serta fasilitas kredit atau pembiayaan.
Dalam proses pengajuan kredit, informasi SLIK dapat menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam analisis kelayakan pembiayaan. Karena itu, calon konsumen sebaiknya memahami riwayat kreditnya dan mengelola kewajiban pembiayaan dengan baik.
Mengajukan kredit mobil bukan hanya soal memilih mobil idaman, tetapi juga memahami tnaggung jawab finansial di dalamnya. Dengan mengenali istilah tersebut, Anda bisa mengelola pembelian dengan lebih bijak.
Selain memahami istilahnya, Anda juga sebaiknya membaca seluruh detail simulasi dan kontrak pembiayaan sebelum menyetujui pengajuan. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui kewajiban pembayaran, biaya yang dikenakan, serta ketentuan pembiayaan sejak awal.
Pertanyaan Umum Tentang Kredit Mobil
1. Apa itu down payment (DP) dalam kredit mobil?
Down payment adalah uang muka yang dibayar di awal sebelum memulai cicilan kendaraan.
Besaran DP dapat memengaruhi nilai pokok pembiayaan yang perlu dibayarkan melalui angsuran.
2. Apa perbedaan tenor dan bunga?
Tenor adalah lama waktu cicilan, sedangkan bunga adalah biaya tambahan yang dibebankan selama masa kredit.
Keduanya dapat memengaruhi besaran angsuran dan total pembayaran selama masa pembiayaan.
3. Apakah DP besar lebih baik?
Ya, semakin besar DP, semakin kecil cicilan per bulan dan total bunga yang dibayar.
Namun, besarnya DP tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan. DP yang lebih besar dapat mengurangi nilai pokok pembiayaan, tetapi konsumen juga perlu mempertimbangkan kebutuhan dana untuk biaya lain dan kebutuhan rutin.
4. Bagaimana cara menghitung cicilan mobil?
Cicilan dihitung berdasarkan harga mobil, besar DP, bunga, dan jangka waktu kredit. Untuk mempermudah perhitungan, dapat menggunakan fitur Simulasi Kredit yang tersedia.
Hasil simulasi merupakan estimasi. Besaran angsuran dan biaya pembiayaan final mengikuti hasil pengajuan serta ketentuan yang berlaku.
5. Apa saja syarat umum untuk mengajukan kredit mobil?
Biasanya meliputi (namun tidak terbatas pada) KTP, slip gaji, NPWP, dan rekening tabungan selama 3 bulan terakhir.
Persyaratan dapat berbeda berdasarkan perusahaan pembiayaan dan profil pengajuan. Dokumen tambahan juga dapat diminta sesuai kebutuhan proses verifikasi dan analisis kredit.
PT Dipo Star Finance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Copyright ©2024 PT. Dipo Star Finance. All Right Reserved